Ketika Dunia Berlutut dan Hollywood Dibuang ke Tong Sampah

Di suatu pagi yang tenang, matahari terbit seperti biasa di atas Gedung Putih. Tapi, di dalamnya, badai ekonomi sedang bergemuruh. Donald J. Trump, Presiden, miliarder, juru selamat dunia versi dirinya sendiri, telah menembakkan ancaman dagang ke 60 negara sekaligus. Itu setara jumlah negara peserta Miss Universe. Hanya saja alih-alih perebutan mahkota, mereka berebut tidak dikenai…

Read More

Bingkisan Lebaran Dari Presiden Prabowo dan Seskab Teddy: Politik Sentuhan Manusiawi

Oleh Denny JA “Kekuasaan terasa hadir tidak hanya melalui kebijakannya yang bermanfaat dan tegas, tapi juga melalui sentuhan manusiawi yang lembut.” Kutipan ini yang teringat kembali ketika saya pulang ke Jakarta, 9 April 2025, tengah malam. Sejak hari-hari terakhir Ramadan hingga beberapa hari setelah lebaran, saya dan keluarga umrah dan jeda sejenak ke Mekkah, Madinah,…

Read More

Mengejar Mahkota, Melupakan Fitrah

Ada tren yang makin terasa belakangan ini—para orang tua berlomba menjadikan anak-anak mereka hafiz Qur’an. Bukan karena si anak menunjukkan minat,tapi karena si orang tua merasa:“dulu saya banyak dosa, tak paham agama, maka biarlah anak saya yang menebus semua itu. Kelak saya ingin mahkota di surga”. Tapi benarkah surga bisa diraih lewat paksaan terhadap anak…

Read More

Dari Kepercayaan Menuju Ketakutan: Pentingnya Perlindungan Perempuan dalam Tindakan Medis

Penulis: Ririe Aiko Kasus dugaan pelecehan berat oleh seorang dokter residen anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung baru-baru ini, mengguncang rasa aman masyarakat, khususnya perempuan. Peristiwa ini mengingatkan kita betapa rentannya posisi pasien ketika menjalani prosedur medis yang melibatkan pembiusan atau kondisi tidak sadar. Ironisnya, tempat yang seharusnya menjadi ruang penyembuhan justru menjadi…

Read More

Menapak Ulang Jejak Freemason di Kota Padang

Oleh : Hasbunallah Haris Seorang Kartografer asal Spanyol, Fernao Vaz Dourado di tahun 1520 merilis peta terbarunya dengan konsep yang lebih modern sebagai acuan untuk memetakan seluruh dunia. Dalam peta tersebut dia menjabarkan bagaimana cara menghitung hari pasca pelayaran, dan menghitung jarak yang seharusnya dapat ditempuh untuk sampai ke titik tertentu, misalkan jika berangkat di…

Read More

Tebe, Gerakan dan Nyinyir?

Catatan Paradoks; Wayan Suyadnya Di tanah yang katanya dihuni oleh orang baik hati dan jujur, di pulau yang dipuja dunia karena arif menjaga alam, ada surat edaran yang mengajak: mari bersih, mari peduli, mari kita urus sampah kita sendiri, justru menjadi paradoks yang menggelitik: ajakan bersih kok malah dicibir? Gubernur Bali, Wayan Koster, mungkin tak…

Read More

Lagu Terakhir Titiek Puspa

Sore itu, langit Jakarta terasa berat. Pukul 16.25 WIB, Kamis 10 April 2025, waktu seperti berhenti. Sunyi menjadi satu-satunya bahasa. Di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, Hj. Titiek Puspa, perempuan yang telah menaburkan cahaya dalam ribuan bait lagu bangsa, mengembuskan napas terakhirnya. Dalam damai. Dalam tenang. Dalam cinta yang tak sempat terucap seluruhnya. Putrinya, Petty…

Read More