Jember, 4 Juli 2025. Inilah hari ketika net dan nikah menjadi satu. Hari ketika bola tidak lagi dipantulkan ke lantai lawan, tapi ke hati pasangan halal. Megawati Hangestri Pertiwi, sang Srikandi Voli Indonesia, ratu smash Asia, penghancur blok musuh, penakluk statistik, dan pemilik pukulan tangan dewa, resmi menikah.
Ya, kalian tidak salah baca. The Queen of Red Sparks kini disambar cinta. Dia bukan lagi hanya andalan Indonesia di tengah lapangan, tapi kini menjadi andalan seorang pria bernama Dio Novandra Wibawa, atlet finswimming yang kecepatan renangnya bahkan konon mengalahkan arus cinta LDR.
Akad nikah digelar khidmat di Masjid Roudhatul Muchlisin, Jember, pukul 13.00 WIB. Sebuah waktu keramat yang biasanya dipakai atlet buat latihan fisik, tapi hari ini… digunakan untuk latihan hidup. Megawati tampil memesona dalam balutan kebaya putih, bukan jersey, tapi tetap dengan aura kapten. Dio memakai beskap putih, bersih dan gagah, seperti baru saja lolos kualifikasi hidup bahagia.
Mas kawin? Bukan raket, bukan bola, bukan tiket V-League. Tapi seperangkat alat salat, emas 8 gram (angka simbol keabadian), dan uang tunai Rp4.725.000, angka mistis yang mewakili tanggal pernikahan mereka, 4/7/25. Bukan sekadar uang, ini adalah matematika cinta, rumus yang bahkan Einstein pun tak sempat pecahkan.
Prosesi sakral ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube @MegawatiSmashUp-1st. Penonton ribuan, komentar jutaan, air mata tak terhitung. “Cie cie,” “Mega sah jadi bu Dio,” “Kapan giliran gue?” netizen tak kalah heboh dari supporter voli saat deuce set kelima.
Lalu, datanglah tamu spesial dari Amerika Serikat, Giovanna Milana, sahabat seperjuangan di Red Sparks. Ia terbang dari Paman Sam ke Jember, membawa cinta antar bangsa dan tangisan tulus. Ia memakai kebaya putih, ya, kebaya! Luar biasa. Ketika luar negeri menghormati budaya lokal lebih dari tetangga sebelah rumah, kita patut berbangga.
Giovanna menyebut Mega sebagai “the soul of the team”, dan air matanya jatuh bukan karena kalah, tapi karena sahabatnya menang, di altar, bukan lapangan.
Ini belum berakhir. Resepsi digelar besok, 5 Juli 2025, di Gedung New Sari Utama, Jember. Grand final cinta ini akan ditutup dengan Ngunduh Mantu tanggal 12 Juli di Surabaya. Rumor beredar, pelatih Red Sparks Ko Hee-jin dan pemain lainnya akan hadir. Mudah-mudahan si ehem Nohran ikut nebeng Ko Hee-jin.
Dalam dunia olahraga, biasanya yang penting itu stamina, strategi, dan smash. Tapi hari ini, yang penting adalah restu, riasan, dan rasa sayang. Voli adalah tentang mengalahkan lawan. Tapi pernikahan? Tentang mengalahkan ego, tiap hari, sampai rambut putih seperti jersey tanding.
Filsafat voli cinta berkata, “Jangan pernah anggap enteng servis pertama. Karena dari situlah rally kehidupan dimulai.” Megawati sudah menyajikan servis itu dengan elegan, sakral, dan disiarkan langsung.
Selamat, Mega & Dio. Semoga rumah tangga kalian bisa menerima service dengan hati, melakukan blocking terhadap toxic, dan setiap malam bisa rally… dalam makna yang sangat… dewasa.
Teruslah saling passing cinta, setia dalam set pertama sampai tiebreak usia, dan jangan pernah smash satu sama lain, kecuali bercanda.
Kini, Megawati tak lagi sendirian melawan dunia. Ia punya tandem seumur hidup. Bukan libero, tapi suami yang siap menerima semua servis cobaan.
Kami, segenap rakyat yang pernah menonton Mega smash dan bersorak histeris, mengucapkan:
“Selamat menempuh hidup baru, Megawati & Dio!
Semoga rumah tangga kalian seperti rally panjang:
penuh strategi, komunikasi, pengorbanan,
dan tetap kompak hingga titik akhir.”
Ingat Mega, kalau Dio mulai ngambek… ingatkan saja, “Jangan bikin aku smash kamu secara emosional!”
Secara personal, saya mengucapkan happy wedding buat Mega dan Dio. Semoga samawa. Terus terang akun saya ini menjadi besar, salah satunya sering menulis kehebatan Mega saat di Red Sparks. Usai nikah mudahan jagoan kita ini bisa tampil di Turki.
camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

