Ketika Kita Masih Bisa Berusaha, Jangan Berhenti Mendaki

Penulis Ririe Aiko Pagi ini, saya memulai perjalanan kecil ke sebuah sudut Kota Bandung yang selalu menyimpan cerita: Punclut, sebuah kawasan yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit, Bandung Barat. Nama “Ciumbuleuit” sendiri kerap menjadi tantangan bagi banyak orang, bahkan bagi warga Bandung sekalipun. Pelafalannya yang unik membuat lidah harus berusaha ekstra, seakan-akan nama ini memang diciptakan…

Read More

Debat Santri

UIN Sunan Gunung Djati Bandung. foto by Madrasah Ibtidaiah Sunan Gunung Djati Oleh: Dahlan Iskan Dalam perjalanan ke Lasem, saya bicara dengan Novi Basuki. Akhir pekan lalu. Di dalam mobil BYD Denza pinjaman. Kami sepakat: bikin acara kompetisi debat. Dalam bahasa Mandarin. Khusus untuk santri pondok pesantren. Tomy Gutomo, dirut Harian Disway pun setuju. Peserta…

Read More

Kang Dedy, Kamil, dan Lucky

Catatan Rizal Effendi TIGA tokoh Jawa Barat lagi viral. Namanya minggu-minggu ini disebut-sebut di seluruh jagat. Mulai di jagat nyata sampai di dunia maya. Ada yang menilai trio tokoh ini terbilang cemerlang, tapi banyak juga yang mencela, mencibir dan bahkan menghujat mereka. Ketiga tokoh itu adalah Dedi Mulyadi (53), yang akrab dipanggil Kang Dedi. Lalu…

Read More

Mengejar Mahkota, Melupakan Fitrah

Ada tren yang makin terasa belakangan ini—para orang tua berlomba menjadikan anak-anak mereka hafiz Qur’an. Bukan karena si anak menunjukkan minat,tapi karena si orang tua merasa:“dulu saya banyak dosa, tak paham agama, maka biarlah anak saya yang menebus semua itu. Kelak saya ingin mahkota di surga”. Tapi benarkah surga bisa diraih lewat paksaan terhadap anak…

Read More

Tebe, Gerakan dan Nyinyir?

Catatan Paradoks; Wayan Suyadnya Di tanah yang katanya dihuni oleh orang baik hati dan jujur, di pulau yang dipuja dunia karena arif menjaga alam, ada surat edaran yang mengajak: mari bersih, mari peduli, mari kita urus sampah kita sendiri, justru menjadi paradoks yang menggelitik: ajakan bersih kok malah dicibir? Gubernur Bali, Wayan Koster, mungkin tak…

Read More

5 Perempuan Paling Berpengaruh dalam Sejarah yang Jarang Dikenal

Sejarah dunia sering kali didominasi oleh cerita-cerita tentang tokoh laki-laki, padahal banyak perempuan hebat yang juga punya peran besar dalam membentuk dunia seperti sekarang. Sayangnya, nama-nama mereka sering terlupakan atau tidak mendapat pengakuan yang seharusnya. Padahal, tanpa kontribusi mereka, banyak hal yang mungkin tidak akan pernah terjadi. Artikel ini akan mengungkap lima perempuan luar biasa…

Read More

State Capture Corruption Menjarah Negara secara Sistematis

Apa itu State Capture Corruption dan Bahayanya State capture corruption adalah bentuk korupsi yang paling berbahaya karena melibatkan aktor-aktor elit, baik dari pemerintahan maupun sektor swasta, dalam mengendalikan kebijakan dan institusi negara demi keuntungan pribadi atau kelompok. Berbeda dengan korupsi biasa yang terjadi dalam bentuk suap atau gratifikasi, state capture beroperasi lebih canggih dan sistematis,…

Read More

Hari Pertama Rudy Mas’ud

Catatan Rizal EffendiPUASA hari ketiga yang berkah. Senin, 3 Maret 2025. Jika tak ada perubahan, ini boleh dibilang hari pertama Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud, SE, ME mengawali tugasnya di Kantor Gubernur, Jl Gajah Mada 2, Samarinda Ulu. Setelah dilantik serentak di Jakarta, 20 Februari lalu, dia tidak bisa pulang langsung ke Samarinda karena…

Read More

Siapa Pengganti Edi di Kukar?

Catatan Rizal EffendiLAKSANA diterjang angin puting beliung. Itulah yang dialami Owena Mayang Shari Belawan-Stanislaus Liah, yang diakronimkan jadi pasangan “Manis”. Soalnya hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (24/2) tidak berbuah manis. Malah sebaliknya benar-benar pahit dan bahkan teramat pahit. Hakim MK yang diketuai Suhartoyo memutuskan pasangan Manis didiskualifikasi. Otomatis kemenangan mereka dibatalkan. Selanjutnya hakim memerintahkan…

Read More

Dinasti Jalan, Stafus Dilarang

Catatan Rizal EffendiKAMIS (20/2) nanti menjadi hari amat bersejarah. Jika tak ada perubahan Presiden Prabowo Subianto melantik 505 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Pelantikan yang berlangsung di Istana Negara Jakarta itu, untuk pertama kali digabung. Selain gubernur, juga wali kota dan bupati. Biasanya Presiden hanya melantik dan mengambil sumpah gubernur saja. Sedang bupati dan…

Read More