Tim Gabungan SAR mulai berpencar mencari Zaki. (ft sar)
Balikpapan, NPC – Musibah kembali terjadi di Teluk Balikpapan. Setelah sebelumnya seorang kurir laut hilang diduga disambar buaya sampai sekarang tidak ditemukan, juga seorang warga meninggal dunia akibat terseret arus saat berenang di pantai sekitar Monpera Balikpapan, kali ini naas menimpa sebuah speed boat yang terjepit di antara tongkang dan tugboat penariknya. Akibat kejadian di Minggu (21/7/24) pagi sekira pukul 10.00 Wita itu, satu penumpang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian. Lima penumpang lainnya berhasil dievakuasi selamat.

Laka laut di perairan dekat Penajam pada Minggu (21/7/24) pagi itu, menurut keterangan korban selamat Yanti, diawali ketika speed boat yang mereka tumpangi dari Balikpapan menuju Penajam (PPU) mati mesin. Saat itu speed boat berada di antara tongkang dengan tugboat penariknya, di perairan Kelurahan Gunung Seteleng PPU. Akibat mati mesin itu, speed boat terancam terjepit tongkang dengan tugboat penariknya. Melihat kondisi demikian, tiga penumpang laki-laki dan satu anak lelaki Yanti bernama Zaki (12) panik lalu spontan terjun ke laut. Tiga penumpang laki-laki yang diketahui karyawan perusahaan, salah seorang di antaranya bernama Randi (27), warga Jl Karya Sei Siring Samarinda Utara, terseret arus akhirnya ditemukan meninggal dunia. Dua lainnya berhasil dievakuasi dari laut dalam keadaan selamat. Sementara Zaki yang menurut Yanti sang ibu memang tidak bisa berenang, sampai saat ini belum ditemukan.

“Saya sudah panggil-panggil anakku itu agar diam dekat saya, tapi dia panik ikut-terjun ke laut dengan tiga penumpang lainnya,” tutur Yanti menceritakan kronologi kejadian yang hampir menenggelamkan dia dan keluarganya.
Saat kejadian Yanti ikut membantu suaminya mengkode tugboat agar menghentikan mesinnya supaya tongkang tidak menabrak mereka.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Tim Basarnas. Tim Rescue SAR Balikpapan didukung Pos AL PPU, Sat Brimob Balikpapan, Polairud, Inavis Polda Kaltim, BPBD Balikpapan, Banda Indonesia, Info Bencana, Masyarakat dan Nelayan di hari kedua pasca kejadian, sejak pagi terus bergerak melakukan pencarian. Sampai detik ini Zaki belum ditemukan. (riz/ria/sar)
Editor : Luk

